Cara Cek Kualitas Bahan Polyester pada Pakaian

Ingin tahu bagaimana cara cek kualitas bahan polyester saat akan beli pakaian berbahan polyester?

Kualitas bahan merupakan salah satu faktor penting yang menentukan kenyamanan dan daya tahan sebuah pakaian.

Polyester, sebagai salah satu bahan yang sering digunakan, dikenal dengan kekuatannya dan kemampuan untuk menahan kerutan.

Namun, tidak semua bahan polyester diciptakan sama.

Artikel ini akan bagikan bagaimana cara cek kualitas bahan polyester agar kamu mendapatkan pakaian yang nyaman dan tahan lama.

Cara Cek Kualitas Bahan Polyester

Ini beberapa cara cek kualitas bahan polyester yang bisa kamu coba saat akan beli pakaian dengan jenis bahan ini:

  1. Jenis Bahan Pakaian

Pertama-tama, penting untuk memahami jenis bahan pakaian yang kamu hadapi.

Polyester seringkali dicampur dengan bahan lain seperti katun, rayon, atau spandex untuk meningkatkan kenyamanan, kelembutan, atau elastisitas.

Masing-masing kombinasi ini menawarkan karakteristik yang berbeda dan memengaruhi kualitas akhir pakaian.

Sebagai contoh, campuran polyester dan katun sering digunakan untuk mendapatkan keseimbangan antara kelembutan katun dan ketahanan polyester terhadap kerutan.

Dalam konteks kualitas, penting untuk memeriksa label pakaian untuk mengetahui komposisi bahan.

Informasi ini dapat memberi kamu petunjuk tentang apa yang diharapkan dari kinerja dan kenyamanan pakaian.

Selain itu, mengetahui jenis bahan dapat membantu kamu menentukan perawatan yang tepat untuk mempertahankan kualitas pakaian.

  1. Test Handfeel Bahan Pakaian

Salah satu cara paling intuitif untuk menilai kualitas bahan adalah melalui tes sentuhan atau ‘handfeel’.

Bahan polyester berkualitas biasanya terasa halus, lembut, dan memiliki tekstur yang menyenangkan saat disentuh.

Ini menandakan bahwa seratnya dirajut atau ditenun dengan baik, menghasilkan permukaan yang rata dan nyaman di kulit.

Saat melakukan tes handfeel, perhatikan juga kepadatan bahan.

Bahan yang terlalu tipis atau terasa ‘murah’ sering kali merupakan indikator kualitas yang lebih rendah.

Sebaliknya, bahan yang terasa tebal dan kokoh (tanpa terlalu berat) biasanya menunjukkan kualitas yang lebih baik.

Namun, perlu diingat bahwa ketebalan bukanlah satu-satunya faktor penentu; keseluruhan handfeel dan konstruksi bahan juga sangat penting.

  1. Mengetahui Shrinkage (Susut Kain)

Penyusutan atau ‘shrinkage’ adalah aspek penting lainnya dalam menilai kualitas bahan polyester.

Bahan berkualitas biasanya memiliki tingkat penyusutan yang rendah, artinya pakaian akan mempertahankan bentuk dan ukurannya setelah dicuci.

Untuk menguji ini, kamu bisa mencari informasi pada label perawatan pakaian atau melakukan tes pencucian sendiri pada sampel bahan jika memungkinkan.

Saat melakukan tes penyusutan, perhatikan apakah bahan mengalami perubahan signifikan dalam ukuran atau bentuk.

Bahan yang menyusut secara drastis setelah pencucian pertama mungkin menandakan kualitas yang lebih rendah.

Di sisi lain, bahan yang tetap bertahan dengan baik setelah beberapa kali pencucian menunjukkan kualitas yang lebih tinggi.

  1. Cek Warna Kain yang Stabil dan Tidak Pudar

Kestabilan warna adalah faktor penting lain dalam menentukan kualitas bahan polyester.

Bahan berkualitas harus memiliki warna yang tahan lama dan tidak mudah pudar setelah beberapa kali pencucian.

Untuk menguji ini, kamu bisa mencuci pakaian beberapa kali dan memperhatikan apakah terjadi perubahan warna yang signifikan.

Selain itu, kamu juga bisa mencari informasi tentang proses pewarnaan yang digunakan pada bahan.

Bahan yang diwarnai dengan teknik yang berkualitas tinggi biasanya memiliki warna yang lebih tahan lama dan stabil.

Ini penting tidak hanya untuk estetika tetapi juga untuk memastikan bahwa pakaian akan terlihat bagus dalam jangka waktu yang lama.

  1. Perhatikan Jahitan

Jahitan yang rapi dan kuat adalah indikator penting dari kualitas konstruksi pakaian.

Periksa jahitan di sepanjang sisi, kerah, dan lengan pakaian.

Jahitan yang seragam, rapat, dan tidak ada yang putus menunjukkan perhatian terhadap detail dan kualitas yang baik.

Sebaliknya, jahitan yang longgar, tidak rata, atau mudah terlepas bisa menjadi tanda peringatan tentang kualitas yang lebih rendah.

Juga penting untuk memeriksa jenis jahitan yang digunakan.

Jahitan tertentu, seperti jahitan overlock atau flatlock, sering digunakan pada pakaian berkualitas tinggi karena kekuatan dan ketahanannya.

Memeriksa jenis jahitan ini dapat memberi kamu wawasan lebih lanjut tentang kualitas keseluruhan pakaian.

  1. Cek Bagian yang Rusak atau Berlubang

Sebelum membeli pakaian, selalu periksa apakah ada bagian yang rusak atau berlubang, terutama jika pakaian memiliki detail seperti bordir atau aplikasi.

Area yang rusak atau berlubang dapat menunjukkan masalah dalam proses produksi atau kontrol kualitas yang kurang baik.

Ini juga dapat mempengaruhi daya tahan pakaian dalam jangka panjang, karena area yang rusak cenderung memburuk lebih cepat.

Selain itu, periksa bagian dalam pakaian untuk melihat apakah ada serat yang terlepas atau area yang tampak tidak rapi.

Meskipun ini mungkin tidak selalu terlihat dari luar, hal ini dapat mempengaruhi kenyamanan dan umur pakai pakaian.

  1. Periksa Reaksi Bahan

Uji bagaimana bahan bereaksi terhadap peregangan dan tekanan.

Bahan yang berkualitas biasanya akan kembali ke bentuk aslinya setelah ditarik atau diremas.

Cobalah meremas sebagian dari pakaian dan lepaskan untuk melihat apakah ada kerutan yang tersisa.

Bahan yang cepat kembali halus menunjukkan kualitas yang baik, sedangkan bahan yang tetap kusut mungkin menunjukkan kualitas yang lebih rendah.

Selain itu, perhatikan bagaimana bahan bereaksi terhadap cahaya dan gerakan.

Bahan yang berkualitas harus terlihat seragam dan tidak menunjukkan area yang terlalu mengkilap atau transparan saat ditarik.

Ini menunjukkan bahwa seratnya dirajut atau ditenun dengan baik dan memiliki kepadatan yang seragam.

  1. Periksa Aksesoris Pakaian

Aksesoris pakaian seperti kancing, pengait, atau ritsleting juga harus diperiksa untuk menilai kualitas keseluruhan pakaian.

Pastikan kancing terpasang dengan kuat dan tidak goyang.

Ritsleting harus berfungsi dengan lancar tanpa tersangkut atau sulit dibuka dan ditutup.

Pengait dan mata pengait harus selaras dan terpasang dengan baik.

Pemeriksaan ini penting karena aksesoris yang buruk dapat mempengaruhi fungsionalitas dan penampilan pakaian.

Aksesoris yang berkualitas tinggi tidak hanya menambah nilai estetika tetapi juga memastikan bahwa pakaian dapat digunakan dengan nyaman dan tahan lama.

  1. Perhatikan Serat Kain

Terakhir, perhatikan serat kain untuk mengetahui komposisi bahan.

Serat yang mengilap bisa menandakan kandungan polyester yang tinggi.

Meskipun ini bukan indikator kualitas yang buruk per se, penting untuk mempertimbangkan bagaimana ini mempengaruhi kenyamanan dan penggunaan pakaian.

Polyester cenderung kurang bernapas dibandingkan dengan bahan alami seperti katun, sehingga bisa menimbulkan rasa panas atau tidak nyaman bagi beberapa orang.

Selain itu, periksa kehalusan dan keseragaman serat.

Serat yang halus dan seragam menunjukkan proses produksi yang baik dan kualitas bahan yang lebih tinggi.

Sebaliknya, serat yang kasar atau tidak rata bisa menandakan kualitas yang lebih rendah.

Dengan memperhatikan detail cara cek kualitas bahan polyester ini, kamu dapat memastikan bahwa kamu memilih pakaian dengan kualitas bahan polyester yang baik.

Investasi pada pakaian berkualitas bukan hanya tentang estetika, tetapi juga tentang kenyamanan dan ketahanan dalam jangka panjang.

Koleksi kemeja dan gamis dari Shenada yang berbahan kain polyester wajib kamu coba kalau ingin dapatkan pakaian berbahan polyeser yang stylish dengan kualitas terbaik!